Kamis, 19 Maret 2015

Materi Otomatisasi Perkantoran

Ergonomi Dan K3 Perkantoran

Pengertian Ergonomi
-       Ergonomi berasal dari bahasa yunani : ergon(kerja) nomos(aturan)
-       Ergonomi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara alat atau fasilitas kerja dengan manusia saat melakukan pekerjaan yang dilakukan dapat berjalan aman,efektif dan efisien.
-       Maka ergonomi kantor dapat diartikan sebagai aturan mengenai hubungan atau interaksi antara manusia dan peralatan kantor saat melakukan pekerjaan di kantor.
-      Ergonomi dan K3 perkantoran sangatlah berhubungan erat satu sama lain. Karena K3 sendiri telah tercantum dalam pengertian ergonomi.
v   K3 perkantoran
-       Keselamatan,keamanan dan kesehatan kerja dibidang perkantoran
-       Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam 2 hal yaitu outdoor dan indoor. Yang kalau diurai adalah sebagai berikut :
1.     Kontruksi gedung:
·     Desain arsitektur (aspek k3 harus diperhstiksn mulsli dari tahap perencanaan)
·     Seleksi material untuk membangun konstruksi(tidak memilih material yang membahayakan seperti asbes)
·     Seleksi dekorasi,menggunkan warnayang disesuaikan kenutuhan
·     Tanda  dengan pewarnaan kontras atau kode khusus untuk objek penting seperti alat pemadam kebakaran ,tangga,pintu darurat,denah kantor,dll.

2.     Kualitas Udara
·     Kontrol terhadap temperatur ruangan dengan memakai termometer ruangan dann kontrol polusi udara
·     Peamasangan”exhaust fan”(perlindungan terhadap kelembaban udara)
·     Pemasangan stiker “dilarang merokok” pada ruangan  yang ditentukan dan dikehendaki
·     Sistem ventilasi udara,pemeliharaan AC secara berkala. Minimal setahun sekali
3.     Kualitasa pencahayaan
·     Maengembangan sistim pecahyaan yang sesuai dengan jenis pekerjaan
·     Membantu penampilan visual melalui kesesuaian warna dan dekorasi
·     Perencanaan jendela. Agar bisa mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk ke dalam ruangan
·     Penggunaan tirai untuk pengaturancahaya dengan memperhatikan earnatembok yang digunakan
4.     Jaringan elektrik dan komunikasi(penting agar bahaya dapat dikenali)
·     Internal: over voltage,hubungan pendek,induksi,arus berlebih,korosif kabel,kebocoran instalasi,campuran gas eksplosif
·     Eksternal : faktor mekanik,faktor fisik dan kimia, angin dan pencahayaan(cuaca),Binatang pengerat bisa mengakibatkan kerusakan hingga membuat hunbungan arus pendek,Manusia yang lengah terhadap resiko dan SOP,Bencana alam dan buatan manusia.
5.     Rekomendasi kesehatan dan keselamatan kerja perkantoran
·        Penggunaan central stabilizer untuk menghindari over/under voltage
·        Menghindari  penggunaan stop kontak yang berlebihan agar tidak terjadi hubungan arus pendek
·        pengaturan tata letak jaringan instalasi listrik termasuk kabel listrk yang sesuai dengan syarat kesehatan dan keselamatan kerja
·        perlindungan terhadap kabel dengan menngunakan kabel pipa pelindung
6.     kontrol terhadap kebisingan
·     idealnya ruang rapat dilengkapi dengan dinding kedap suara
·     di depan pintu ruang pintu rapat diberi peringatan”harap tenang ada rapat”
·     meletakkan perabot kantor yang bising jauh dari lalu lalang pegawai/orang.
7.     Display unit(tata ruang dan letak )
·     Petunjuk desain interior supaya dapat bekerja fleksibel,fit,luas untuk perubahan posisi,pemeliharaan,dan adaptasi
·     Konsep desain dan letak furniture(1 orang/2m?)
·     Perhatikan adanya bahaya radiasi,daerah gelombang,elektromagnetik
·     Tempat untuk istirahat dan shalat
·     Pantry dilengkapi dengan lemari dan dapur
·     Workshop station(bengkel kerja)

8.     Tentang penggunaan komputer
·     Memanfaatkan 10 jari(letakkan jari tepat ditengah keyboard,menurut indeks jari yang telah ditentukan)
·     Jarak mata antara monitor min15-10 cm
·     Ististirahatkan mata dengan melihat kejauhan 15-20 menit
·     Istirahat 15-20 menit setiap 1 jam kerja
·     Lakukanan peranggangan
·     Sudut lampu 45 derajat
·     Hindari cahaya yang menyilaukan
·     Kursi ergonomis(harus standar dengan orang yang menggunakan)
·     Jarak meja dengan paha 20 cm
·     Posisi kaki harus pada alas kaki yang dapat bergerak dan fleksibel
·     Meja kerja juga harus sesuaai dengan perlu dengan apa yang dikerjakan dan kebutuhan. Meja harus tidak boleh silau agar tidak membuat silau orang yang menggunakan.
·     Mouse harus diletakkan disisi kanan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar